Patuhi Rukun Haji Agar Ibadah Sah - Villa Batu Malang
Hit Enter to search or Esc key to close

Patuhi Rukun Haji Agar Ibadah Sah

Patuhi Rukun Haji Agar Ibadah Sah

Thumbnail ,

Dalam Buku Tuntunan Manasik Haji dan Umrah yang diterbitkan oleh Kementrian Agama, dijelaskan dalam buku tersebut mengenai rukun haji yang perlu dipahami oleh umat islam.

  1. Ihram (Niat)

Dalam ibadah haji, rukun haji yang pertama adalah ihram atau niat. ihram artinya niat mengerjakan ibadah haji atau umrah dengan mengharamkan hal-hal yang dilarang selama beribadah. sebelum berihram, jamaah haji di sunnahkan untuk melakukan pembersihan badan ( mandi), memakai wewangian pada tubuh, memotong kuku dan merapikan jenggot, rambut ketian dan rambut kemaluan, memakai kaih ihram yang berwarna putih dan shalat sunnah ihram dua raka’at. saat menggunakan ihram, jamaah pria memakai dua helai kain ihram, sedangkan jamaah perempuan memakai pakaian yang menutup seluruh tubuh kecuali muka dan kedua telapak tangan dari pergelangan tangan sampai ujung jari, baik telapak tangan maupun punggung tangan.

  1. Wukuf di Arafah

Rukun haji yang kedua adalah wukuf di Arafah. Wukuf artinya berhenti atau berdiam diri di Arafah dalam keadaan ihrām walau sejenak dalam waktu antara tergelincir Matahari pada 9 Dzulhijjah (hari Arafah) sampai terbit fajar hari nahar 10 Dzulhijjah. Wukuf di Arafah termasuk salah satu rukun haji. 

  1. Thawaf

Thawaf adalah rukun haji yang ketiga. Thawaf menurut istilah berarti mengelilingi Baitullah sebanyak tujuh kali putaran dengan posisi Ka’bah berada di sebelah kiri, dimulai dari Hajar Aswad dan berakhir di Hajar Aswad.

  1. Sa’i

Sa’i adalah rukun haji yang ke empat, Sa’i berarti berjalan dari Safa ke Marwah, bolak- balik sebanyak 7 kali yang dimulai dari Safa dan berakhir ke Marwah, dengan syarat dan cara-cara tertentu. 

  1. Cukur

Dalam rangkaian ibadah haji/umrah, bercukur merupakan salah satu rukun haji/umrah, khususnya menurut mazhab Syafi’i. Dapat disebut tidak sempurna haji atau umrah seseorang jika tidak mencukur rambut. Sedangkan menurut tiga mazhab lainnya, hukum bercukur adalah wajib, jika ditinggalkan wajib membayar dam. Dalam ibadah haji, praktek yang lazim dilakukan, bercukur dilakukan pada tanggal 10 Dzulhijjah setelah jemaah melempar Jamrah Kubra.  

  1. Tertib

Dalam hal ini tertib diartikan dengan melakukan ibadah haji secara berurutan mulai dari ihram, thawaf, sa’i dan bercukur. 

sumber :
Ratriani. V., 2022.  “6 Rukun Haji yang Harus Dipatuhi Agar Ibadah Sah”, https://lifestyle.kontan.co.id/news/6-rukun-haji-yang-harus-dipatuhi-agar-ibadah-sah. . diakses 11 agustus 2022. 14.08