Blog & Artikel

Apakah ada larangan merokok saat haji di tanah Suci?

Photo by Irina Iriser: https://www.pexels.com/photo/close-up-photography-of-a-person-holding-cigarette-798124/

Banyak para jamaah haji 2022 yang hendak menjalankan ibadah haji mempertanyakan larangan merokok saat haji di tanah suci. Hal ini merupakan hal yang biasa terjadi karena tidak sedikit calon jamaah haji yang perokok aktif dan sulit untuk ditinggalkan.

Apakah ada larangan merokok saat haji? Simak penjelasan berikut ini.

Para jamaah umroh atau haji yang merupakan perokok aktif biasanya membawa rokok maksimal 2 slop atau dapat membawa maksimal 200 batang rokok. Keputusan untuk membawa rokok sendiri dikarenakan harga rokok di Arab Saudi sangat mahal. Untuk rokok filter merek lokal dan internasional yang kerap diproduksi di didubai dipatok dengan harga 15 hingga 20 riyal atau setara dengan Rp 55.000 – Rp 80.000 satu bungkusnya.

Selain itu, alasan para jamaah haji membawa rokok sendiri karena di Arab Saudi tidak ada rokok yang mengandung cengkeh, seperti di Indonesia.

Penjualan rokok di Tanah Suci pun bisa terbilang sangat sulit karena para pedagang jarang yang menjual rokok. Aturan menjual rokok di radius sekitar 5 km dari Masjid Nabawi dan Masjidil Haram akan diberikan sanksi tegas. Hal ini membuat penjual takut untuk berjualan rokok karena jika ketahuan mejua rokok bisa dikenakan denda sebesar 10 ribu riyal atau setara dengan Rp 36 juta.

Namun, larangan merokok sendiri tidak seketat itu. Pemerintah Saudi tidak menetapkan dam atau denda pada perokok. Meskipun ada beberapa area yang dilarang untuk merokok.

Para jamaah yang memang tidak bisa berhenti merokok, diperbolehkan untuk membawa persediaan rokok dari tanah air dengan jumlah yang secukupnya saja, atau tidak diizinkan membawa persediaan dalam jumlah banyak.

Membawa rokok dalam jumlah banyak biasanya merupakan pesanan dari anggota keluarga yang menetap di Makkah. Kadang ada pula yang membawa memang khusus untuk dijual.

Tetapi ada juga mukimin atau petugas haji asal Indonesia yang membeli rokok di tempat yang jaraknya 7 km dari lokasi mereka. Mereka rela membeli rokok di toko yang jauh dikarenakan lokasi tersebut sudah berada di luar tanah haram.

Sumber:
Nabilla, Farah. 2022. Bolehkah Merokok Saat Haji di Tanah Suci? https://www.suara.com/news/2022/06/15/190324/bolehkah-merokok-saat-haji-di-tanah-suci?page=2, diakses pada tanggal 9 Agustus 2022 pukul 10.35.

Pos Terkait
foto cover artikel 5 Villa Batu Malang dekat Wisata
Tips Wisata

5 Rekomendasi Villa Batu Malang yang Dekat Tempat Wisata

Kota Wisata Batu, Malang, terus bertransformasi menjadi destinasi liburan terfavorit di Jawa Timur. Daerah ini memiliki udara pegunungan yang sejuk dan panorama alam memesona. Ditambah lagi, kehadiran puluhan tempat rekreasi modern skala internasional membuatnya menjadi magnet bagi wisatawan. Saat merencanakan liburan rombongan, memilih akomodasi yang tepat adalah kunci utama kenyamanan.

Baca Selengkapnya »
5 Rekomendasi Villa di Batu Kapasitas 20 Orang untuk Liburan Sekolah, Seru & Ramah Kantong!
Villa & Resort

5 Rekomendasi Villa di Batu Kapasitas 20 Orang untuk Liburan Sekolah, Seru & Ramah Kantong!

Momen setelah ujian semester atau kelulusan sekolah menjadi waktu yang paling dinantikan untuk mengukir kenangan bersama teman-teman sekelas. Dari sekian banyak destinasi, Kota Batu di Malang Raya selalu menjadi pilihan utama (top of mind) tempat liburan anak sekolah. Udara dingin yang khas, kehadiran berbagai tempat wisata edukasi, serta opsi villa

Baca Selengkapnya »
Kerjasama Manajemen Villa Batu Malang
Villa & Resort

Kerjasama Manajemen Villa Batu Malang: Sulap Properti Pasif Jadi Sumber Passive Income Maksimal

Memiliki aset properti berupa villa di kawasan Batu, Malang, adalah sebuah keuntungan besar. Pertumbuhan pariwisata Kota Batu yang terus meroket setiap tahunnya membuat kebutuhan akan akomodasi tidak pernah surut. Namun, mari kita jujur: mengelola villa secara mandiri bukanlah perkara mudah. Banyak pemilik villa yang awalnya mengira bisnis ini sederhana, akhirnya

Baca Selengkapnya »