Salah satu rukun Haji dan Umrah yaitu Sa’i, Berikut Tata Caranya

Sa’i merupakan salah satu rukun haji dan umrah. Rukun haji merupakan rangkaian amalan yang harus dikerjalan dalam ibadah haji, dan tidak dapat diganti dengan amalan lain, walaupun dengan dam (denda). Setiap jamaah haji atau umrah yang melaksanakan ibadah haji wajib mengetahui tata cara pelaksanaan sa’i agar ibadah haji atau umrahnya dianggap sah.

Sa’i dilakukan dengan cara berjalan dan berlari-lari kecil dari Shafa ke Marwah, tujuh kali bolak balik. Dimulai dari Bukit Shafa dan berakhir di Marwah, dengan syarat dan cara-cara tertentu. 

Syarat melakukan Sa’i

Mengutip dari Buku Tuntunan Manasik Haji dan Umrah Kementerian Agama, ada 4 syarat Sai, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Didahului dengan tawaf.
  2. Sa’i dilakukan dimulai dari Bukit Safa dan berakhir di Marwa.
  3. Melakukan 7 kali perjalanan dari Bukit Safa ke Bukit Marwa dan sebaliknya dihitung 1 kali perjalanan.
  4. Harus dilakukan di tempat sa’i.
Tata Cara Sa’i

Sa’i dilakukan setelah melakukan tawaf. Selain itu, dilakukan tahapan berikut ini sebagai bagian dari tata cara melakukan ibadah sa’i:

  1. Menuju ke Bukit Shafa untuk memulai sa’i
  2. Mendaki Bukit Shafa sambil berdzikir dan berdoa ketika hendak mendaki bukit.
  3. Menghadap kiblat dengan berdzikir dan berdoa setiba di atas Bukit Shafa.
  4. Melakukan sa’i disunahkan dengan berjalan kaki bagi yang mampu, dan boleh menggunakan kursi roda atau skuter matik bagi yang udzur. 
  5. Memulai perjalanan sa’i dari Bukit Shafa menuju Bukit Marwah dengan berdzikir dan berdoa.
  6. Melakukan sa’i disunahkan suci dari hadats dan berturut-turut tujuh putaran. Namun, boleh diselingi jika akan melakukan shalat fardhu atau yang lainnya.
  7. Melakukan perjalanan dari Bukit Shafa dan mengakhirinya di Bukit Marwah sebanyak 7 kali perjalanan. 
  8. Perjalanan dari Bukit Shafa ke Marwah dihitung satu kali perjalanan, sebaliknya, perjalanan dari Bukit Marwah ke Shafa juga dihitung sebagai satu kali perjalanan. Dengan demikian, hitungan ketujuh berakhir di Bukit Marwah.
  9. Bagi Jamaah laki-laki, disunahkan untuk melakukan ar-raml (berlari-lari kecil) saat melintas di sepanjang lampu hijau. Sementara, jamaah perempuan cukup berjalan biasa. 
  10. Membaca doa dan dzikir sepanjang perjalanan sa’i dari Shafa ke Marwah dan dari Marwah ke Shafa.
  11. Membaca doa dan dzikir setiap kali mendaki Bukit Sahafa dan Marwah dari ketujuh perjalanan sa’i.
  12. Membaca doa di Marwah setelah selesai melaksanakan sa’i dan tidak perlu sholat sunah setelah sa’i.

Sumber:
Tata Cara Sa’i, Salah Satu Rukun Haji dan Umrah https://blog.principal.co.id/id/tata-cara-sai-salah-satu-rukun-haji-dan-umrah

Pos Terkait
Villa Kanaya Batu
Villa & Resort

Villa Kanaya Batu: Villa Mediteran Modern dengan 12 Kamar dan Semi Infinity Pool View Gunung Arjuna

Villa Kanaya Batu–Kota Batu selalu menjadi destinasi favorit bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana liburan yang sejuk dan menenangkan. Terletak di kawasan pegunungan, kota ini menawarkan udara yang segar, pemandangan alam yang indah, serta berbagai tempat wisata populer yang cocok untuk liburan keluarga maupun rombongan. Tidak hanya terkenal dengan destinasi

Baca Selengkapnya »
villa kota batu
Batu Malang Bromo

Rekomendasi Villa di Batu Malang untuk Rombongan 20 Orang, Cocok untuk Liburan Keluarga dan Gathering

Kota Batu sudah lama dikenal sebagai salah satu destinasi wisata favorit di Jawa Timur. Udara yang sejuk, pemandangan pegunungan yang indah, serta banyaknya tempat wisata membuat kota ini selalu ramai dikunjungi wisatawan, terutama saat musim liburan. Tidak hanya untuk liburan keluarga kecil, Kota Batu juga sering menjadi tujuan wisata bagi

Baca Selengkapnya »